Selasa, 20 Oktober 2020

Deteksi Penyakit Lewat Ciri-Ciri Pada Tubuh Kita

Deteksi Penyakit Dari Tubuh Kita


Masih banyak orang yakin kondisi tubuhnya sehat karena melihat tak adanya gangguan ataupun gejala berarti pada anggota badannya. Tapi tahukah anda, kondisi dan bentuk anggota tubuh secara tak langsung dapat memberi gambaran kesehatannya?





Para ilmuwan Universitas California percaya, perubahan sekecil apapun dari tubuh menunjukkan derajat kesehatan seseorang. Kuku yang tumbuh sangat lambat, misalnya hanya 1 sentimeter per tahun, memuat informasi penting adanya paparan asap rokok dalam jangka panjang.

Simak beberapa rahasia kesehatan tubuh yang jarang mendapat perhatian seperti dilansir The Sun berikut ini.

-Kepekaan terhadap aroma
Bila Anda tak dapat mencium aroma pisang atau lemon, mungkin Anda berisiko mengidap penyakit Parkinson. Solusinya adalah mengasup ikan dengan lemak omega 3 tinggi seperti salmon dan makarel.

-Ukuran bra
Ukuran bra D bisa berarti risiko diabetes. Ilmuwan Kanada menemukan, wanita yang memakai bra ukuran D atau lebih besar pada usia 20an, 1,5 kali lebih berisiko terkena diabetes tipe 2 di masa depan.

- Lidah memutih
Jika ada lapisan putih tebal di lidah, kemungkinan pemiliknya rentan terkena sariawan, kekurangan zat besi atau adanya infeksi di pencernaan.

- Kaki yang kekar
Hati-hati terhadap kesehatan hati. Sebuah penelitian di Inggris terhadap 3.600 wanita menemukan diameter betis besar (40-45 cm) cenderung memiliki enzim penyebab penyakit hati.

- Telinga keriput
Pemilik telinga berkerut kemungkinan memiliki masalah jantung dan kardiovaskuler di masa depan.

-Kaki tak berambut
Kaki yang tidak memiliki rambut sama sekali alias mulus menunjukkan sirkulasi tubuh yang buruk.

- Rapuh kering
Rambut kering dan rontok menjadi tanda-tanda adanya anemia atau masalah tiroid.

Seberapa sehatkah tubuh Anda? Kondisi kesehatan fisik bisa diketahui melalui panjang jari telunjuk, panjang kaki bahkan bentuk betis. Mulai dari sekarang, coba perhatikan bentuk tubuh Anda agar gangguan kesehatan bisa diketahui lebih dini dan bisa cepat diatasi. Berikut ini 6 bentuk bagian tubuh yang bisa menjelaskan kondisi kesehatan Anda, seperti dikutip dari Times of India.

1.Panjang Jari Telunjuk

Jika wanita memliki jari telunjuk lebih pendek daripada jari manis, kemungkinan dua kali lebih besar untuk menderita osteoartritis. Hal ini berdasarkan pada studi yang diterbitkan dalam jurnal Arthritis dan Rematik pada tahun 2008. Osteoartritis pada lutut biasanya banyak dialami pada pria dan wanita dengan jari manis lebih panjang, tapi efeknya sangat rentan pada wanita. Namun, jika jari telunjuk lebih panjang dari jari manis, wanita berisiko terkena kanker payudara.

Bagi wanita yang mempunyai jari telunjuk lebih pendek, sebaiknya banyak berolahraga, terutama melatih lutut. Lakukan senam lutut atau membuat gerakan yang memfokuskan pada bagian kaki. Sebaliknya, wanita dengan jari telunjuk panjang, dapat mengurangi kebiasaan pola hidup buruk (merokok, mengurangi makanan cepat saji, dan sebagainya) yang bisa menyebabkan kanker payudara.

2.Panjang Kaki

Beruntung bagi wanita yang mempunyai kaki lebih panjang. Selain menunjang penampilan, wanita berkaki panjang juga tidak rentan terhadap penyakit, seperti jantung atau liver. Di sisi lain, wanita yang mempunyai kaki pendek lebih berisiko terkena penyakit tersebut.

3.Lengan Panjang

Jika jarak lengan Anda kurang 60 inchi dari jari, Anda rentan terkena penyakit Alzheimer. Penyakit Alzheimer merupakan gangguan otak yang bersifat progresif, seperti kehilangan daya ingat bahkan bisa menjadi demensia total (hilangnya daya ingat dan kemampuan kognitif) yang bisa berujung pada kematian. Penyakit ini biasanya terjadi pada saat lansia.

Lanjut....

 

4.Betis Kecil

Betis yang kecil (kurang dari 13 ichi) mudah terserang penyakit stroke. Banyak mengonsumsi teh hijau untuk menjaga lemak yang terdapat dalam betis.

5.Telinga Berkerut

Jika terdapat beberapa garis kerut di telinga Anda, waspadailah. Karena hal ini menunjukan bahwa Anda rentan terhadap serangan jantung. Jadi, periksa kesehatan jantung secara rutin dan menjaga diet yang sehat.

6.Indera Penciuman

Apakah Anda susah menebak makanan apa yang tersaji dari aromanya? Jika iya, berarti Anda mengalami masalah indera penciuman. Jangan diamkan hal ini terus-menerus karena bisa jadi merupakan gejala Parkinson. Penyakit Parkinson disebabkan karena adanya gangguan pada sistem saraf pusat otak manusia sehingga mengalami kemunduran. Parkinson menyerang sekitar 1 di antara 250 orang yang berusia di atas 40 tahun dan sekitar 1 dari 100 orang yang berusia di atas 65 tahun.

 

1. Kaki terasa dingin

Apabila terasa gejala kaki menjadi dingin, maka hal ini menunjukkan adanya masalah sirkulasi. Dengan adanya gejala ini mungkin disebabkan karena rokok, anemia, tekanan darah tinggi, atau juga penyakit jantung.  Tapi apabila Anda termasuk seorang yang menderita penyakit diabetes, gejala seperti ini bisa saja menunjukkan kerusakan pada sistem saraf. Segera konsultasikan dengan dokter Anda dan cari tahu sebab di balik gejala kaki yang terasa dingin.

2. Gatal di kaki

Rasa gatal di kaki biasanya disebabkan adanya jenis infeksi jamur yang mempengaruhi kaki yang sehat, yang di karenakan beberapa reaksi kimia. Gatal pada kaki juga bisa disebabkan adanya reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh Anda.

3. Warna jari kaki

Apabla jari kaki berubah warna menjadi merah, putih atau biru. Gejala seperti ini biasanya disebut penyakit Raynaud, yaitu penyakit yang disebabkan oleh adanya penyempitan pembuluh darah. Tetapi masalah warna jari – jari kaki yang berubah juga bisa  dipicu oleh perubahan iklim dan masalah kesehatan lainnya.

4. Sering kram pada kaki

Apakah Anda pernah mengalami kram tiba-tiba di bagian kaki? Sebenarnya apabila terjadi kontraksi yang keras pada otot, mungkin dapat dipicu oleh permasalahan yang berurutan seperti olahraga atau dehidrasi. Tetapi apabila hal ini sering terjadi, mungkin saat Anda sedang berdiet kemungkinan kurangnya kalsium, kalium, atau magnesium. Biasanya wanita yang hamil pada trimester yang ketiga khususnya, sangat rentan adanya peningkatan volume darah dan berkurangnya sirkulasi ke kaki.

5. Bentuk kuku kaki yang aneh

Gejala apabila Anda terserang penyakit Anemia atau kekurangan zat besi biasanya sering ditunjukkan dengan bentuk yang tidak alami seperti bentuk kuku kaki yang tidak biasa. Sepertinya hal ini disebabkan karena jumlah hemoglobin dan protein kaya zat-besi sel-sel pada darah yang mengangkut oksigen tidak cukup. Gejala lain seperti pendarahan di bagian dalam seperti mencret atau menstruasi yang tidak lancar dapat juga memicu anemia.

6. Kaki atau jari ujung kaki yang tidak berbulu

Apabila terjadi gejala seperti ini maka keadaan ini menandakan adanya sirkulasi yang buruk, biasanya disebabkan oleh penyakit jantung, hal ini dapat juga membuat rambut rontok dari kaki. Saat jantung kehilangan kemampuan untuk memompa darah yang cukup ke tempat yang paling ujung dikarenakan adanya asterosklerosis, biasanya sering dikenal sebagai penyumbatan arteri, jadi tubuh harus memprioritaskan penggunaannya.

Itulah beberapa gejala yang bisa di deteksi melalui kaki. Apabila mulai terlihat gejala seperti di atas segera hubungi dokter untuk mengetahui penyebabnya lebih lanjut, sehingga penyakit yang diderita bisa segera ditangani.


Semoga bermanfaat, salam,


Heri Ristamaji

Tidak ada komentar:

Posting Komentar