Deteksi Penyakit Dari Tubuh Kita
Masih banyak orang yakin kondisi tubuhnya sehat karena
melihat tak adanya gangguan ataupun gejala berarti pada anggota badannya. Tapi
tahukah anda, kondisi dan bentuk anggota tubuh secara tak langsung dapat
memberi gambaran kesehatannya?
Para ilmuwan Universitas California percaya, perubahan sekecil apapun dari
tubuh menunjukkan derajat kesehatan seseorang. Kuku yang tumbuh sangat lambat,
misalnya hanya 1 sentimeter per tahun, memuat informasi penting adanya paparan
asap rokok dalam jangka panjang.
Simak beberapa rahasia kesehatan tubuh yang jarang mendapat perhatian seperti
dilansir The Sun berikut ini.
-Kepekaan terhadap aroma
Bila Anda tak dapat mencium aroma pisang atau lemon, mungkin Anda berisiko
mengidap penyakit Parkinson. Solusinya adalah mengasup ikan dengan lemak omega
3 tinggi seperti salmon dan makarel.
-Ukuran bra
Ukuran bra D bisa berarti risiko diabetes. Ilmuwan Kanada menemukan, wanita
yang memakai bra ukuran D atau lebih besar pada usia 20an, 1,5 kali lebih
berisiko terkena diabetes tipe 2 di masa depan.
- Lidah memutih
Jika ada lapisan putih tebal di lidah, kemungkinan pemiliknya rentan terkena
sariawan, kekurangan zat besi atau adanya infeksi di pencernaan.
- Kaki yang kekar
Hati-hati terhadap kesehatan hati. Sebuah penelitian di Inggris terhadap 3.600
wanita menemukan diameter betis besar (40-45 cm) cenderung memiliki enzim
penyebab penyakit hati.
- Telinga keriput
Pemilik telinga berkerut kemungkinan memiliki masalah jantung dan kardiovaskuler
di masa depan.
-Kaki tak berambut
Kaki yang tidak memiliki rambut sama sekali alias mulus menunjukkan sirkulasi
tubuh yang buruk.
- Rapuh kering
Rambut kering dan rontok menjadi tanda-tanda adanya anemia atau masalah tiroid.
Seberapa sehatkah tubuh Anda? Kondisi kesehatan fisik bisa
diketahui melalui panjang jari telunjuk, panjang kaki bahkan bentuk betis.
Mulai dari sekarang, coba perhatikan bentuk tubuh Anda agar gangguan kesehatan
bisa diketahui lebih dini dan bisa cepat diatasi. Berikut ini 6 bentuk bagian
tubuh yang bisa menjelaskan kondisi kesehatan Anda, seperti dikutip dari Times
of India.
1.Panjang Jari Telunjuk
Jika wanita memliki jari telunjuk lebih pendek daripada jari
manis, kemungkinan dua kali lebih besar untuk menderita osteoartritis. Hal ini
berdasarkan pada studi yang diterbitkan dalam jurnal Arthritis dan Rematik pada
tahun 2008. Osteoartritis pada lutut biasanya banyak dialami pada pria dan
wanita dengan jari manis lebih panjang, tapi efeknya sangat rentan pada wanita.
Namun, jika jari telunjuk lebih panjang dari jari manis, wanita berisiko
terkena kanker payudara.
Bagi wanita yang mempunyai jari telunjuk lebih pendek, sebaiknya banyak
berolahraga, terutama melatih lutut. Lakukan senam lutut atau membuat gerakan
yang memfokuskan pada bagian kaki. Sebaliknya, wanita dengan jari telunjuk
panjang, dapat mengurangi kebiasaan pola hidup buruk (merokok, mengurangi
makanan cepat saji, dan sebagainya) yang bisa menyebabkan kanker payudara.
2.Panjang Kaki
Beruntung bagi wanita yang mempunyai kaki lebih panjang.
Selain menunjang penampilan, wanita berkaki panjang juga tidak rentan terhadap
penyakit, seperti jantung atau liver. Di sisi lain, wanita yang mempunyai kaki
pendek lebih berisiko terkena penyakit tersebut.
3.Lengan Panjang
Jika jarak lengan Anda kurang 60 inchi dari jari, Anda
rentan terkena penyakit Alzheimer. Penyakit Alzheimer merupakan gangguan otak
yang bersifat progresif, seperti kehilangan daya ingat bahkan bisa menjadi
demensia total (hilangnya daya ingat dan kemampuan kognitif) yang bisa berujung
pada kematian. Penyakit ini biasanya terjadi pada saat lansia.
Lanjut....
4.Betis Kecil
Betis yang kecil (kurang dari 13 ichi) mudah terserang
penyakit stroke. Banyak mengonsumsi teh hijau untuk menjaga lemak yang terdapat
dalam betis.
5.Telinga Berkerut
Jika terdapat beberapa garis kerut di telinga Anda,
waspadailah. Karena hal ini menunjukan bahwa Anda rentan terhadap serangan
jantung. Jadi, periksa kesehatan jantung secara rutin dan menjaga diet yang
sehat.
6.Indera Penciuman
Apakah Anda susah menebak makanan apa yang tersaji dari
aromanya? Jika iya, berarti Anda mengalami masalah indera penciuman. Jangan
diamkan hal ini terus-menerus karena bisa jadi merupakan gejala Parkinson.
Penyakit Parkinson disebabkan karena adanya gangguan pada sistem saraf pusat
otak manusia sehingga mengalami kemunduran. Parkinson menyerang sekitar 1 di
antara 250 orang yang berusia di atas 40 tahun dan sekitar 1 dari 100 orang
yang berusia di atas 65 tahun.
1. Kaki terasa dingin
Apabila
terasa gejala kaki menjadi dingin, maka hal ini menunjukkan adanya masalah
sirkulasi. Dengan adanya gejala ini mungkin disebabkan karena rokok, anemia,
tekanan darah tinggi, atau juga penyakit jantung. Tapi apabila Anda
termasuk seorang yang menderita penyakit diabetes, gejala seperti ini bisa saja
menunjukkan kerusakan pada sistem saraf. Segera konsultasikan dengan dokter
Anda dan cari tahu sebab di balik gejala kaki yang terasa dingin.
2. Gatal di kaki
Rasa gatal di
kaki biasanya disebabkan adanya jenis infeksi jamur yang mempengaruhi kaki yang
sehat, yang di karenakan beberapa reaksi kimia. Gatal pada kaki juga bisa
disebabkan adanya reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh Anda.
3. Warna jari kaki
Apabla jari
kaki berubah warna menjadi merah, putih atau biru. Gejala seperti ini biasanya
disebut penyakit Raynaud, yaitu penyakit yang disebabkan oleh adanya
penyempitan pembuluh darah. Tetapi masalah warna jari – jari kaki yang berubah
juga bisa dipicu oleh perubahan iklim dan masalah kesehatan lainnya.
4. Sering kram pada kaki
Apakah Anda
pernah mengalami kram tiba-tiba di bagian kaki? Sebenarnya apabila terjadi
kontraksi yang keras pada otot, mungkin dapat dipicu oleh permasalahan yang
berurutan seperti olahraga atau dehidrasi. Tetapi apabila hal ini sering terjadi,
mungkin saat Anda sedang berdiet kemungkinan kurangnya kalsium, kalium, atau
magnesium. Biasanya wanita yang hamil pada trimester yang ketiga khususnya,
sangat rentan adanya peningkatan volume darah dan berkurangnya sirkulasi ke
kaki.
5. Bentuk kuku kaki yang aneh
Gejala
apabila Anda terserang penyakit Anemia atau kekurangan zat besi biasanya sering
ditunjukkan dengan bentuk yang tidak alami seperti bentuk kuku kaki yang tidak
biasa. Sepertinya hal ini disebabkan karena jumlah hemoglobin dan protein kaya
zat-besi sel-sel pada darah yang mengangkut oksigen tidak cukup. Gejala lain
seperti pendarahan di bagian dalam seperti mencret atau menstruasi yang tidak
lancar dapat juga memicu anemia.
6. Kaki atau jari ujung kaki yang tidak
berbulu
Apabila
terjadi gejala seperti ini maka keadaan ini menandakan adanya sirkulasi yang
buruk, biasanya disebabkan oleh penyakit jantung, hal ini dapat juga membuat
rambut rontok dari kaki. Saat jantung kehilangan kemampuan untuk memompa darah
yang cukup ke tempat yang paling ujung dikarenakan adanya asterosklerosis,
biasanya sering dikenal sebagai penyumbatan arteri, jadi tubuh harus
memprioritaskan penggunaannya.
Itulah
beberapa gejala yang bisa di deteksi melalui kaki. Apabila mulai terlihat
gejala seperti di atas segera hubungi dokter untuk mengetahui penyebabnya lebih
lanjut, sehingga penyakit yang diderita bisa segera ditangani.
Semoga bermanfaat, salam,
Heri Ristamaji

Tidak ada komentar:
Posting Komentar